Tangerang
(RB) - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tangerang
menggelar Gladian Pimpinan Satuan (Dian Pinsat) bagi Penegak dan Pandega di
Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Curug.
Kegiatan yang akan berlangsung
selama tiga hari tersebut, Jumat-Minggu, 28 sampai 30 September 2018 diikuti
ratusan peserta dari gugus depan di Kabupaten Tangerang.
Sekretaris Kwarcab Kabupaten
Tangerang Dadang Sudrajat mengatakan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan
kapasitas dan kapabilitas anggota Pramuka tingkat Penegak dan Pandega dalam
mengelola kegiatan di tingkat gugus depan.
Selain itu, sebagai anggota jelang
usia dewasa, Penegak dan Pandega juga dituntut mampu berkiprah lebih luas
ditengah-tengah masyarakat.
"Disini peserta dibekali dua
aspek, yaitu bagaimana memimpin dan dipimpin. Mengelola kegiatan di ambalan
(gugus depan), memimpin rapat, mengurus administrasi. Jadi mereka mampu
merencanakan dan melaksanakan program di gugus depan," bebernya.
Lanjut sosok yang akrab disapa kak
Dadang ini, kapasitas dan kapabilitas kepemimpinan menjadi aspek penting dalam
sistem pendidikan organisasi kepanduan tersebut. Metode pelatihan Pramuka yang
dikenal dengan sistem among itu diharapkan mampu membentuk mental dan karaktek
anggota Pramuka ditengah situasi zaman yang semakin penuh tantangan.
"Dalam pelatihan ini, selain
soal kepemimpinan, mereka juga nanti mendapatkan materi soal kewirausahan,
sehingga kami harapkan, anggota Pramuka mampu membangun kemandirian
ekonomi," jelasnya.
Harapan itu, lanjutnya, karena saat
ini Pramuka juga harus merespon perkembangan zaman yang bergerak pesat,
sehingga dengan berbagai pelatihan yang diberikan, Penegak dan Pandega di
Kabupaten Tangerang mampu menjadi kelompok usia produktif yang terus berkarya
dan berguna.
"Harapan ini sejalan dengan
program pak Bupati (Ahmed Zaki Iskandar) yang juga menginginkan pemuda di
Kabupaten Tangerang produktif dan mampu memanfaatkan berbagai peluang yang
ada," imbuhnya.
Selama tiga hari tersebut, peserta
akan dibekali berbagai materi terkait kepemimpinan, manajemen, keterampilan
berorganisasi dan kewirausahaan. Sebelumnya, mereka juga telah mendapatkan
pelatihan jurnalistik serta kepemimpinan dasar.
"Setelah pelatihan demi
pelatihan ini, kita akan melihat kompetensi mereka apa, itu yang akan terus
kita kembangkan," tandasnya. (Mad Sutisna)
Advertisement


