Serang (RB) - Relawan
Prabowo - Sandi (Padi) Banten melakukan deklarasi pengurus tingkat Provinsi
Banten hingga Kabupaten/Kota di salah
satu Cafe di Kota Serang, Sabtu (29/9). Dalam deklarasi tersebut Relawan Padi
Banten menargetkan 10 ribu posko kemenangan Padi di Banten.
Dalam deklarasi yang dibalut dengan kesederhanaan itu, satu
per satu koordinator Padi kabupaten/kota bergantian menyatakan kesiapannya
untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi di masing-masing wilayahnya pada
Pilpres 2019 mendatang.
Koordinator Padi Banten Khoirul Umam mengatakan, untuk
meraih kemenangan Padi Banten akan membentuk 10 ribu Posko kemenangan.
"Nantinya sebanyak 8 Kabupaten/Kota di Banten
bertanggung jawab mendirikan sebanyak 1000 posko dan kami pengurus propinsi
akan membentuk 2000 posko itu," katanya kepada awak media.
Dikatakan Khoirul Umam, nantinya Padi Banten juga akan
menjangkau daerah yang sulit terjangkau untuk mensosialisasikan Prabowo - Sandi
dan membentuk kepengurusan hingga tingkat RT.
"Kami punya alasan kuat kenapa harus mendukung Prabowo-
Sandi karena kita tidak menghujat, kita tidak menyebar hoaks atau black
champaign," tegasnya.
Dituturkan Khoirul Umam meskipun saat ini pihak istana sudah
menggandeng calon wakil presiden seorang ulama Kharismatik dan berasal
dari Banten namun hal itu belum cukup
untuk menutupi kekurangan Jokowi.
"Politik selalu berada di wilayah abu-abu. Kalau tolak
ukurnya pembangunan infrastruktur dianggap sebagai kesuksesan. Jaman pak Soeharto membangun Infrastruktur
malah terkenal dengan bapak pembangunan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil)
Relawan Prmenangan Prabowo - Sandi Banten Sudrajat Syahrudin menghimbau kepada
relawan untuk tidak berpikir pragmatis.
"Kita berkoalisi dengan pak Prabowo bukan atas dasar
koalisi pragmatisme tapi koalisi idealis, kesamaan nasib untuk memperjuangkan
kesejahteraan masyarakat melalui pergantian pimpinan nasional," ujarnya.
Ditegaskan Sudrajat Syahrudin, kalau ada relawan memiliki
motivasi lain lebih baik pindah saja ke sebelah sekarang juga.
"Itulah bedanya kita dengan mereka ini yang harus
dijadikan falsafah oleh kita. Luruskan niat tidak ada motif ekonomi dan
lainnya, lalu rendahkan hati. Ingat diudara kita menang tapi pertarungan
sesungguhnya ada di darat," tukasnya. (RIZ)
Advertisement
